Tuesday, November 15, 2011

MANUSIA DAN CINTA KASIH


MANUSIA DAN CINTA KASIH
v Pengertian Cinta
Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, memberikan kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apapun yang diinginkan objek tersebut.
Cinta adalah satu perkataan yang mengandungi makna perasaan yang rumit. Bisa dialami semua makhluk. Penggunaan perkataan cinta juga dipengaruhi perkembangan semasa. Perkataan sentiasa berubah arti menurut tanggapan, pemahaman dan penggunaan di dalam keadaan, kedudukan dan generasi masyarakat yang berbeda. Sifat cinta dalam pengertian abad ke 21 mungkin berbeda daripada abad-abad yang lalu.
Ungkapan cinta mungkin digunakan untuk meluapkan perasaan seperti berikut:
  1. Perasaan terhadap keluarga
  2. Perasaan terhadap teman-teman, atau philia
  3. Perasaan yang romantis atau juga disebut asmara
  4. Perasaan yang hanya merupakan kemahuan, keinginan hawa nafsu atau cinta eros
  5. Perasaan sesama atau juga disebut kasih sayang atau agape
  6. Perasaan tentang atau terhadap dirinya sendiri, yang disebut narsisisme
  7. Perasaan terhadap sebuah konsep tertentu
  8. Perasaan terhadap negaranya atau patriotisme
  9. Perasaan terhadap bangsa atau nasionalisme
(Sumber: E-book IBD Gunadarma)

Opini : menurut saya cinta itu perasaan ketertarikan terhadap sesuatu yang amat sangat, perasaan ingin melindunginya. bukan hanya ketertarikan pada sesama manusia, tetapi bisa juga kepada hewan atau barang yang ia miliki. perasaan ketertarikan itu timbul karena adanya perasaan penting terhadap barang tersebut. Contoh manusia yang sangat bergantung dengan telpon genggam. Tanpa telpon genggam tersebut manusia tidak dapat melakukan aktifitasya dengan optimal, tanpa dia sadari dia telah bergantung dengan telpon genggam, akirnya lama kelamaan manusia tersebut timbul perasaan sayang terhadap telpon genggam tersebut, sampai setiap habis memegang  di bersihkan dengan sapu tangan dengan hati-hati, dia tidak rela telpon genggamnya kotor dari debu.
v Perbedaan Cinta Dan Kasih
Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya.
Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta dan kasih hampir sama, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan
Walawpun cinta dan kasih mengandung arti hampir bersamaan, namun terdapat perbedaan juga antara keduanya. Cinta lebih mengandung pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih lebih keluarnya; dengan kata lain bersumber dari cinta yang mendalam itulah kasih dapat diwujudkan secara nyata
Cinta memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusia, sebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan perkawinan, pembentukan keluarga dan pemeliharaan anak, hubungan yang erat dimasyarakat dan hubungan manusiawi yang akrab. Demikian pula cinta adalah pengikat yang kokoh antara manusia dan tuhanya sehingga manusia menyembah tuhan dengan ikhlas mengikuti perintahnya, dan berpegang teguh pada syariatnya.
(Sumber: E-Book IBD Gunadarma)

Opini: menurut saya cinta itu mencintai sesuatu artinya cinta itu perasaan ketertarikan terhadap sesuatu yang amat sangat, dan  perasaan ingin melindunginya.
Kalu kasih itu perasaan ingin mengasihi terhadap sesama manusia. Contoh kita melihat orng yang sedang kelaparan, pasti perasaan manusiawinya akan muncul, kita pasti ingin memberi bantuan kepada orang tersebut
v Macam-Macam CintA

8 MacamCintaMenurut Al-Qur’an


MenuruthadisNabi, orang yang sedangjatuhcintacenderungselalumengingatdanmenyebut orang yang dicintainya (man ahabbasyai’ankatsuradzikruhu), kata Nabi, orang jugabisadiperbudakolehcintanya (man ahabbasyai’anfahuwa `abduhu). Kata Nabijuga,

Ciridaricintasejatiadatiga :
(1) lebihsukaberbicaradengan yang dicintaidibandingdengan yang lain
(2) lebihsukaberkumpuldengan yang dicintaidibandingdengan yang lain, dan
(3) lebihsukamengikutikemauan yang dicintaidibandingkemauan orang lain/diri
sendiri.

Bagi orang yang telahjatuhcintakepadaAlloh SWT, makaialebihsukaberbicaradenganAllohSwt, denganmembacafirmanNya, lebihsukabercengkeramadenganAlloh SWT dalamI`tikaf, danlebihsukamengikutiperintahAlloh SWT daripadaperintah yang lain.

Dalam Qur’an cintamemiliki 8 pengertianberikutinipenjelasannya:

1. Cintamawaddah
Adalahjeniscintamengebu-gebu, membaradan “nggemesi”. Orang yang memilikicintajenismawaddah, maunyaselaluberdua, engganberpisahdanselaluinginmemuaskandahagacintanya.Iainginmemonopolicintanya, danhampirtakbisaberfikir lain.

2. Cintarahmah
Adalahjeniscinta yang penuhkasihsayang, lembut, siapberkorban, dansiapmelindungi. Orang yang memilikicintajenisrahmahinilebihmemperhatikan orang yang dicintainyadibandingterhadapdirisendiri.Baginya yang pentingadalahkebahagiaan sang kekasihmeskiuntukituiaharusmenderita. Iasangatmemaklumikekurangankekasihnyadanselalumemaafkankesalahankekasihnya. Termasukdalamcintarahmahadalahcintaantar orang yang bertaliandarah, terutamacinta orang tuaterhadapanaknya, dansebaliknya. Dari itumakadalam al Qur’an ,kerabatdisebut al arham, dzawi al arham, yakni orang-orang yang memilikihubungankasihsayangsecarafitri, yang berasaldarigarbakasihsayangibu, disebutrahim (dari kata rahmah). Sejakjaninseoranganaksudahdiliputiolehsuasanapsikologiskasihsayangdalamsaturuang yang disebutrahim.Selanjutnyadiantara orang-orang yang memilikihubungandarahdianjurkanuntukselalubersilaturrahim, atausilaturrahmiartinyamenyambungtalikasihsayang.Suamiisteri yang diikatolehcintamawaddahdanrahmahsekaligusbiasanyasalingsetialahirbatin-duniaakhirat.

3. Cinta mail
Adalahjeniscinta yang untuksementarasangatmembara, sehinggamenyedotseluruhperhatianhinggahal-hal lain cenderungkurangdiperhatikan. Cintajenis mail inidalam al Qur’an disebutdalamkonteks orang poligamidimanaketikasedangjatuhcintakepada yang muda (antamilukulla al mail), cenderungmengabaikankepada yang lama.

4. Cintasyaghaf
Adalahcinta yang sangatmendalam, alami, orisinildanmemabukkan. Orang yang terserangcintajenissyaghaf (qadsyaghafahahubba) bisaseperti orang gila, lupadiridanhampir-hampirtakmenyadariapa yang dilakukan. Al-Qur’an menggunakan term syaghafketikamengkisahkanbagaimanacintanyaZulaikha, istripembesarMesirkepadabujangnya, Yusuf.

5.Cintara’fah
Yaitu rasa kasih yang dalamhinggamengalahkannorma-normakebenaran, misalnyakasihankepadaanaksehinggatidaktegamembangunkannyauntuksalat, membelanyameskipunsalah. Al Qur’an menyebut term iniketikamengingatkan agar janganlahcintara`fahmenyebabkan orang tidakmenegakkanhukum Allah, dalamhalinikasushukumanbagipezina (Q/24:2).

6.Cintashobwah
Yaitucintabuta, cinta yang mendorongperilakupenyimpangtanpasanggupmengelak. Al Qur’an menyebut term niketikamengkisahkanbagaimanaNabi Yusuf berdoa agar dipisahkandenganZulaiha yang setiapharimenggodanya (mohondimasukkanpenjarasaja), sebabjikatidak, lama kelamaan Yusuf tergelincirjugadalamperbuatanbodoh, waillatashrif `annikaidahunnaashbuilaihinnawaakun min al jahilin (Q/12:33)

7. Cintasyauq (rindu
)
Dalamsurat al `Ankabutayat 5 dikatakanbahwabarangsiaparinduberjumpa Allah pastiwaktunyaakantiba. Kalimatkerinduaninikemudiandiungkapkandalamdoa
ma’tsurdarihadisriwayat Ahmad; waas’alukaladzzata an nadzoriilawajhikawa as syauqailaliqa’ika, akumohondapatmerasakannikmatnyamemandangwajah Mu dannikmatnyakerinduanuntukberjumpadengan Mu. MenurutIbn al Qayyim al JauzidalamkitabRaudlat al MuhibbinwaNuzhat al Musytaqin, Syauq (rindu) adalah
pengembaraanhatikepada sang kekasih (safar al qalbila al mahbub), dankobarancinta yang apinyaberada di dalamhati sang pecinta, hurqat al mahabbahwailtihabnaruha fi qalb al muhibbi.

8. Cinta kulfah
Yakni perasaan cinta yang disertai kesadaran mendidik kepada hal-hal yang positip meski sulit, seperti orang tua yang menyuruh anaknya menyapu, membersihkan kamar sendiri, meski ada pembantu. Jenis cinta ini disebut al Qur’an ketika menyatakan bahwa Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya, la yukallifullah nafsan illa wus`aha (Q/2:286)
(Sumber: Al-Quran)

No comments:

Post a Comment